Hari ini Rabu,27 Agustus 2014,jam 11.06 wib,tanganku dengan meraba raba menekan setiap tombol hurup hurup untuk menyusun kata demi kata sebagai wujud dari pikiran dan ungkapan jiwa berkenan dengan situasi dan keadaan menyangkut Sang Ratu Adil Nusantara no.1- 2014,yaitu Putra Ibu Pertiwi No.1 Prabowo Subianto yang di abaikan dan di tolak oleh para Petinggi Negeri yang ada berkuasa,di hujat sebagian rakyat Indonesia,di khianati oleh teman teman karir baktinya.
Aku jadi selalu teringat dengan wangsitnya Kang Jeng Prabu Siliwangi,bahwa Nusantara akan mengalami dimana Sang Budak Angon dan Budak Hideung Janggotan akan di tolak dan di hinakan padahal mereka berdua adalah Sang Penyelamat Ibu Pertiwi.
Mereka berdua setelah mengalami hinaan dan penistaan yang berkepanjangan,penolakan yang betul betul tidak memberikan celah untuk pengabdian dan penyelamatan terhadap Ibu Pertiwi ini akhirnya menghilang dan raib dari percaturan Nusantara.
Kang Jeng Prabu Siliwangi mengingatkan bahwa akibat penolakan dan pengkhianatan terhadap Budak Angon dan Budak Hideung Janggotan ini,Gunung Geude mengeluarkan Murkanya,serta di ikuti Tujuh Gunung lainnya sebagai bukti Kutukan Ibu Pertiwi.
Nusantara mengalami carut marut karena bangsa ini sudah tidak lagi membutuhkan Bhineka dimana keragaman Suku,Agama,Budaya dan Bahasa menjadi sebagai sebab dan pokok ke egoisan,kesombongan dan ketakkaburan.
Pengkhianatan dan Kebohongan sudah jadi budaya sakral,Keserakahan dan Perompakan sudah jadi mata pencaharian,Kecurangan dan Kelicikan sudah menjadi strategi Kenegaraan.
Tunggal Ika sebagai tali Pemersatu kini telah di potong potong karena rasa diri bangsa ini telah mencapai Puncak kecerdasan dan Kepintaran.
Bangsa ini sesungguhnya sedang mengalami keangkuhan dan lupa diri,bangsa ini tidak menyadari bahwa Ibu Pertiwi ini juga memiliki Roh dan akan murka jika bangsa yang tinggal di buminya sudah tidak lagi menghormati dan terus lupa diri.
Kang Jeng Prabu Siliwangi menyatakan,setelah bangsa ini mengalami kesengsaraan dan penderitaan yang di akibatkan diri mereka sendiri baru menyadari sepenuh hati,kalau bangsa ini memerlukan dan membutuhkan Budak Angon dan Budak Hideung Janggotan untuk di jadikan Sang Ratu Adil Nusantara No.1.
Lalu Bangsa ini menyatakan dan menyatukan tekad,di datangi dan di cari nya Sang Budak Angon dan Budak Hideung Janggotan di kediamannya yang mana alamat tempat tinggal mereka berdua sudah lama mereka ketahuinya.
Namun sayang di sayang,sesal kemudian tiada berguna,Budak Angon dan Budak Hideung Janggotan telah Raib dan Hilang dari Percaturan Nusantara .
Untuk hal ini kita sebagai bangsa yang cerdas dan pintar,mari sebelum terjadinya Carut Marut Nusantara,sebelum murka Ibu Pertiwi menjelma,kita mengadakan secara pribadi dari diri sebagai masyarakat Nusantara bertobat dan bertanya pada hati nurani.
Mari Kita Bangkit dan Bersatu Selamatkan Nusantara bersama Sang Ratu Adil Nusantara No.1.
Allohu Akbar !
Allohu Akbar !
Allohu Akbar !
Selasa, 26 Agustus 2014
Kamis, 21 Agustus 2014
Status Indonesia: INILAH PUTUSAN MAHKAMAH KONSTITUSI DEMI NKRI TERCI...
Status Indonesia: INILAH PUTUSAN MAHKAMAH KONSTITUSI DEMI NKRI TERCI...: Kita bongkar kompilasi aja ya..gado2 ..biar semua terupdate kan 1]. Putusan MK pada dasarnya sdh ada. Persidangan sengketa MK ini hanya ...
Minggu, 03 Agustus 2014
INDONESIAKU OKH INDONESIAKU
Saat ini..........sekarang Senin,4 Agustus 2014...............................
kami seorang dari 375 juta rakyat Indonesia,merasa jiwa dan pikiran takut dan khawatir sekali,karena ternyata di negeriku setelah habisnya masa kepemimpinan Yang Tercinta Bapak Presiden Soeharto,Bapak Pahlawan Pembangunan,mengalami banyak perubahan yang sangat jauh dengan keadaan dimasa ORDE BARU.
Saat ini para kepala Departemen,Kepala Lembaga Lembaga Pemerintahan baik yang di pusat,di Daerah hingga di tingkat ke RT an sudah begitu berubah.
Dan perubahan ini begitu sangat menyakitkan,seharusnya ada perubahan dari kekurangan di masa Orde Baru kepada melengkapi kekurangan tersebut di masa sekarang ini,mencapai kebaikan,tapi ini perubahan malah kepada ke hancuran.
Coba kita ingat ingat,banyak sekali para pejabat Pemerintahan Indonesia mulai dari Pusat hingga terendah sudah terbiasa dengan kelakuan Korupsi,ke Curangan/ke Jahatan sudah menjadi kebiasaan dan menjadi kelakuan semua kalangan para pejabat.
Dasar dan falsapah negara Yaitu Pancasila sudah kurang dan tidak lagi di jadikan sarana pemersatu buat rakyat apa lagi buat para pejabat,sudah di lupakan,adapun yang masih ingat hanya dijadikan omongan belaka.
Dan UUD 1945 hanya dijadikan bahan diskusi bagi para pejabat,sekedar bahan pembungkus kerja sebagai bukti bahwa mereka adalah pejabat negara,dan paling hinanya lagi merubah dan mengganti sedikit sedikit dari UUD 1945 dengan pemikiran pemikirian mereka sendiri yang sesuai dengan keinginan pribadinya,agar leluasa dalam ber buat sekehendaknya sebagai pejabat negara walaupun dampak dan resikonya merugikan Rakyat dan Negara.
Indonesiaku okh Indonesiaku...............
Di negeri ini telah mencapai puncaknya para penyelenggara Negara yang Korup dan Jahat terhadap dirinya sendiri,terhadap Rakyat dan Negaranya.
Jika sudah seperti ini keadaannya maka hanya KEHANCURAN lah yang akan di terima.
MARI KITA BERSATU DAN BANGKIT SELAMATKAN NUSANTARA
BERSAMA SANG RATU ADIL NUSANTARA NO.1
kami seorang dari 375 juta rakyat Indonesia,merasa jiwa dan pikiran takut dan khawatir sekali,karena ternyata di negeriku setelah habisnya masa kepemimpinan Yang Tercinta Bapak Presiden Soeharto,Bapak Pahlawan Pembangunan,mengalami banyak perubahan yang sangat jauh dengan keadaan dimasa ORDE BARU.
Saat ini para kepala Departemen,Kepala Lembaga Lembaga Pemerintahan baik yang di pusat,di Daerah hingga di tingkat ke RT an sudah begitu berubah.
Dan perubahan ini begitu sangat menyakitkan,seharusnya ada perubahan dari kekurangan di masa Orde Baru kepada melengkapi kekurangan tersebut di masa sekarang ini,mencapai kebaikan,tapi ini perubahan malah kepada ke hancuran.
Coba kita ingat ingat,banyak sekali para pejabat Pemerintahan Indonesia mulai dari Pusat hingga terendah sudah terbiasa dengan kelakuan Korupsi,ke Curangan/ke Jahatan sudah menjadi kebiasaan dan menjadi kelakuan semua kalangan para pejabat.
Dasar dan falsapah negara Yaitu Pancasila sudah kurang dan tidak lagi di jadikan sarana pemersatu buat rakyat apa lagi buat para pejabat,sudah di lupakan,adapun yang masih ingat hanya dijadikan omongan belaka.
Dan UUD 1945 hanya dijadikan bahan diskusi bagi para pejabat,sekedar bahan pembungkus kerja sebagai bukti bahwa mereka adalah pejabat negara,dan paling hinanya lagi merubah dan mengganti sedikit sedikit dari UUD 1945 dengan pemikiran pemikirian mereka sendiri yang sesuai dengan keinginan pribadinya,agar leluasa dalam ber buat sekehendaknya sebagai pejabat negara walaupun dampak dan resikonya merugikan Rakyat dan Negara.
Indonesiaku okh Indonesiaku...............
Di negeri ini telah mencapai puncaknya para penyelenggara Negara yang Korup dan Jahat terhadap dirinya sendiri,terhadap Rakyat dan Negaranya.
Jika sudah seperti ini keadaannya maka hanya KEHANCURAN lah yang akan di terima.
MARI KITA BERSATU DAN BANGKIT SELAMATKAN NUSANTARA
BERSAMA SANG RATU ADIL NUSANTARA NO.1
Status Indonesia: BONGKAR KONSPIRASI MENGERIKAN JOKOWI - AHOK SEBENA...
Status Indonesia: BONGKAR KONSPIRASI MENGERIKAN JOKOWI - AHOK SEBENA...: Mengerikan Korupsi Ahok Di Jakarta Dan Belitung Timur 1]. Bongkar KORUPSI Ahok. 2]. Nama asli Ahok adalah Zhang Wan Xie, cina as...
Jumat, 01 Agustus 2014
Status Indonesia: MASA DEPAN REPUBLIK INDONESIA TERGANTUNG GUGATAN D...
Status Indonesia: MASA DEPAN REPUBLIK INDONESIA TERGANTUNG GUGATAN D...: Waspadalah : The New World Order Is Coming Indonesia...!! Jangan Biarkan PKI Menguasai Negeri Ini. Apalagi Jadi Pemimpin Negeri Panca...
Langganan:
Komentar (Atom)